1. TALK (Mg3Si4O10(OH)2)

Mineral ini memilki kilap seperti mutiara. Warna dari mineral ini ialah putih. Memilki kekerasan 1 (skala Mohs). Memiliki cerat putih dan belahan berbentuk 1 arah. Memiliki pecahan berbentuk Uneven. Mineral ini memiliki bentuk Kristalin. Sifat dalam mineral ini ialah fleksibel. Sifat kemagnetan ialah diamagnetic dan mineral ini memilki sifat tidak dapat ditembus cahaya dan beberapa bagian dapat tembus cahaya (opaque–transparent).

2. GYPSUM (CaSO4-2(H2O))

Mineral ini memilki kilap seperti kaca sampai mutiara. Warna dari mineral ini ialah putih atau merah muda. Memilki kekerasan 2 (skala Mohs). Memiliki cerat putih dan belahan berbentuk 1 arah. Memiliki pecahan berbentuk Conchoidal. Mineral ini memiliki bentuk Kristalin. Sifat dalam mineral ini ialah fleksibel. Sifat kemagnetan ialah diamagnetic dan mineral ini memilki sifat dapat ditembus cahaya dan beberapa bagian tidak dapat tembus cahaya (transparent–opaque).

3. CALCITE (CaCO3)

Mineral ini memilki kilap seperti kaca sampai mutiara. Warna dari mineral ini ialah putih, biru langit atau hijau. Memilki kekerasan 3 (skala Mohs). Memiliki cerat putih dan belahan berbentuk rhombohedral. Memiliki pecahan berbentuk conchoidal. Mineral ini memiliki bentuk Kristalin. Sifat dalam mineral ini ialah brittle. Sifat kemagnetan ialah diamagnetic dan mineral ini memilki sifat dapat ditembus cahaya dan beberapa bagian tidak dapat tembus cahaya (transparent–opaque).

4. FLUORITE (CaF2)

Mineral ini memilki kilap seperti kaca. Warna dari mineral ini sangat bermacam-macam mulai dari ungu, hijau, merah, bahkan biru. Memilki kekerasan 4 (skala Mohs). Memiliki cerat putih dan belahan berbentuk 4 arah (octahedron). Memiliki pecahan berbentuk irregular. Mineral ini memiliki bentuk Kristalin. Sifat dalam mineral ini ialah brittle. Sifat kemagnetan ialah diamagnetic dan mineral ini memilki sifat dapat ditembus cahaya (transparent–translucent).

5. APATITE (Ca5(PO4)3(OH,F,Cl))

Mineral ini memilki kilap seperti kaca. Warna dari mineral ini biasanya hijau tetapi dapat kuning, biru, bahkan ungu. Memilki kekerasan 5 (skala Mohs). Memiliki cerat putih dan belahan berbentuk 1 arah (basal). Memiliki pecahan berbentuk Conchoidal. Mineral ini memiliki bentuk Kristalin. Sifat dalam mineral ini ialah brittle. Sifat kemagnetan ialah diamagnetic dan mineral ini memilki sifat dapat ditembus cahaya (transparent–translucent).

6. ORTHOKLAS (KAlSi3O8)

Mineral ini memilki kilap seperti kaca. Warna dari mineral ini ialah merah terang ada juga yang cenderung putih. Memilki kekerasan 6 (skala Mohs). Memiliki cerat putih dan belahan berbentuk 2 arah. Memiliki pecahan berbentuk Uneven atau Conchoidal. Mineral ini memiliki bentuk Kristalin. Sifat dalam mineral ini ialah brittle. Sifat kemagnetan ialah diamagnetic dan mineral ini memilki sifat dapat ditembus cahaya dan beberapa bagian tidak dapat tembus cahaya (translucent–opaque).

7. KUARSA (SiO2)

Mineral ini memilki kilap seperti kaca. Warna dari mineral ini ialah putih. Memilki kekerasan 7 (skala Mohs). Memiliki cerat putih dan belahan tidak menentu. Memiliki pecahan berbentuk Conchoidal. Mineral ini memiliki bentuk Kristalin. Sifat dalam mineral ini ialah brittle. Sifat kemagnetan ialah diamagnetic dan mineral ini memilki sifat dapat ditembus cahaya (transparent–translucent).

8. TOPAZ (Al2SiO4(F,OH)3)

Mineral ini memilki kilap seperti kaca sampai intan. Warna dari mineral ini ialah bening (tidak berwarna) ada yang agak kekuningan. Memilki kekerasan 8 (skala Mohs). Memiliki cerat putih dan belahan berbentuk 1 arah. Memiliki pecahan berbentuk Conchoidal. Mineral ini memiliki bentuk Kristalin. Sifat dalam mineral ini ialah brittle. Sifat kemagnetan ialah diamagnetic dan mineral ini memilki sifat dapat ditembus cahaya (transparent–translucent).

9. KORUNDUM (Al2O3)

Mineral ini memilki kilap seperti kaca. Warna dari mineral ini ialah ungu-hitam. Memilki kekerasan 9 (skala Mohs). Memiliki cerat putih dan belahan berbentuk tidak jelas. Memiliki pecahan berbentuk conchoidal. Mineral ini memiliki bentuk Kristalin. Sifat dalam mineral ini ialah brittle. Sifat kemagnetan ialah diamagnetic dan mineral ini memilki sifat dapat ditembus cahaya (transparent–translucent).

10. INTAN (C)

Mineral ini memilki kilap intan (waxy). Warna dari mineral ini ialah beramacam-macam. Memilki kekerasan 10 (skala Mohs). Memiliki cerat putih dan belahan berbentuk 4 arah. Memiliki pecahan berbentuk Conchoidal. Mineral ini memiliki bentuk Kristalin. Sifat dalam mineral ini ialah brittle. Sifat kemagnetan ialah diamagnetic dan mineral ini memilki sifat dapat ditembus cahaya (transparent–translucent).

11. BIOTITE (K(Fe,Mg)3AlSi3O10(F,OH)2)

Mineral ini memilki kilap seperti mutiara. Warna dari mineral ini ialah hitam kecoklatan atau hitam kehijauan. Memilki kekerasan 2.5-3 (skala Mohs). Memiliki cerat putih dan belahan berbentuk 1 arah. Memiliki pecahan berbentuk Uneven. Mineral ini memiliki bentuk Kristalin. Sifat dalam mineral ini ialah fleksibel. Sifat kemagnetan ialah diamagnetic – paramagnetic dan mineral ini memilki sifat dapat ditembus cahaya dan beberapa bagian tidak dapat ditembus cahaya (transparent–opaque).

12. MUSCOVITE (KAl2(AlSi3O10)(FOH)2)

Mineral ini memilki kilap seperti kaca sampai mutiara. Warna dari mineral ini ialah putih. Memilki kekerasan 2-2.5 (skala Mohs). Memiliki cerat putih dan belahan berbentuk 1 arah membentuk lempengan tipis. Memiliki pecahan berbentuk Uneven. Mineral ini memiliki bentuk Kristalin. Sifat dalam mineral ini ialah fleksibel dan elastis. Sifat kemagnetan ialah paramagnetic dan mineral ini memilki sifat dapat ditembus cahaya (transparent–translucent).

13. PLAGIOKLAS ((Na,Ca)(Si,Al)4O8)
http://webmineral.com/specimens/picshow.php?id=20

Mineral ini memilki kilap seperti kaca. Warna dari mineral ini ialah putih atau abu-abu atau putih keabu-abuan. Memilki kekerasan 6-6.5 (skala Mohs). Memiliki cerat putih dan belahan berbentuk 2 arah. Memiliki pecahan berbentuk brittle. Mineral ini memiliki bentuk Kristalin. Sifat dalam mineral ini ialah brittle. Sifat kemagnetan ialah paramagnetic dan mineral ini memilki sifat dapat ditembus cahaya (transparent–translucent).

14. HORNBLENDE (Ca2(Mg,Fe)4Al(Si7Al)O22(OH,F)2)

Mineral ini memilki kilap seperti kaca. Warna dari mineral ini ialah hitam mengkilap. Memilki kekerasan 5-6 (skala Mohs). Memiliki cerat putih / abu-abu dan belahan berbentuk 2 arah. Memiliki pecahan berbentuk Uneven. Mineral ini memiliki bentuk Kristalin. Sifat dalam mineral ini ialah brittle. Sifat kemagnetan ialah diamagnetic dan mineral ini memilki sifat  tidak dapat tembus cahaya (opaque).

15. PIROKSIN (AUGITE) ((Ca, Na)(Mg, Fe, Al)(Al, Si)2 O6)

Mineral ini memilki kilap seperti kaca sampai submetallic. Warna dari mineral ini ialah hijau tua. Memilki kekerasan 5-6 (skala Mohs). Memiliki cerat putih kehijauan dan belahan berbentuk 2 arah. Memiliki pecahan berbentuk Uneven. Mineral ini memiliki bentuk Kristalin. Sifat dalam mineral ini ialah brittle. Sifat kemagnetan ialah diamagnetic dan mineral ini memilki sifat dapat ditembus cahaya dan beberapa bagian tidak dapat tembus cahaya (transparent–opaque).

16. OLIVINE ((Mg, Fe)2SiO4)

Mineral ini memilki kilap seperti kaca. Warna dari mineral ini biasanya hijau muda. Memilki kekerasan 6.5-7 (skala Mohs). Memiliki cerat putih dan belahan berbentuk 2 arah. Memiliki pecahan berbentuk conchoidal. Mineral ini memiliki bentuk Kristalin. Sifat dalam mineral ini ialah brittle. Sifat kemagnetan ialah diamagnetic dan mineral ini memilki sifat dapat ditembus cahaya (transparent–translucent).

17. SERPENTIN ((Mg,Fe)3Si2O5(OH)4)

Mineral ini memilki kilap seperti lemak sampai sutera. Warna dari mineral ini ialah hijau cerah. Memilki kekerasan 3-4.5 (skala Mohs). Memiliki cerat putih dan belahan berbentuk 1 arah. Memiliki pecahan berbentuk Splintery. Mineral ini memiliki bentuk Amorf. Sifat dalam mineral ini ialah brittle. Sifat kemagnetan ialah diamagnetic dan mineral ini memilki sifat tidak dapat tembus cahaya (opaque).

18. DOLOMITE (CaMg(CO3)2)

Mineral ini memilki kilap seperti kaca sampai mutiara. Warna dari mineral ini ialah kuning. Memilki kekerasan 3.5-4 (skala Mohs). Memiliki cerat putih dan belahan tidak jelas. Memiliki pecahan berbentuk Conchoidal. Mineral ini memiliki bentuk Kristalin. Sifat dalam mineral ini ialah brittle. Sifat kemagnetan ialah diamagnetic dan mineral ini memilki sifat dapat ditembus cahaya dan beberapa bagian tidak dapat tembus cahaya (semi transparent).

19. BARIT (BaSO4)

Mineral ini memilki kilap seperti kaca. Warna dari mineral ini ialah coklat. Memilki kekerasan 3-3.5 (skala Mohs). Memiliki cerat putih dan belahan berbentuk 1 arah. Memiliki pecahan berbentuk Conchoidal. Mineral ini memiliki bentuk Kristal. Sifat dalam mineral ini ialah brittle. Sifat kemagnetan ialah diamagnetic dan mineral ini memilki sifat dapat ditembus cahaya dan beberapa bagian tidak dapat tembus cahaya (semi transparent).

20. TOURMALIN (M7B3Al3(AlSi2O9)3-(O,OH,F)4)

Mineral ini memilki kilap seperti kaca. Warna dari mineral ini ialah hitam. Memilki kekerasan 7-7.5 (skala Mohs). Memiliki cerat putih dan belahan tidak jelas. Memiliki pecahan berbentuk Uneven atau Conchoidal. Mineral ini memiliki bentuk Kristalin. Sifat dalam mineral ini ialah brittle. Sifat kemagnetan ialah diamagnetic dan mineral ini memilki sifat dapat ditembus cahaya dan beberapa bagian tidak dapat tembus cahaya (translucent–opaque).

21. NEFELIN (NaAlSiO4)

Mineral ini memilki kilap seperti kaca sampai mutiara. Warna dari mineral ini ialah hijau keabu-abuan. Memilki kekerasan 5-6 (skala Mohs). Memiliki cerat putih dan belahan berbentuk indistinct. Memiliki pecahan berbentuk Uneven atau Conchoidal. Mineral ini memiliki bentuk Kristalin. Sifat dalam mineral ini ialah brittle. Sifat kemagnetan ialah diamagnetic dan mineral ini memilki sifat dapat ditembus cahaya dan beberapa bagian tidak dapat tembus cahaya (transparent–opaque).

22. PIRIT (FeS2)

Mineral ini memilki kilap seperti logam. Warna dari mineral ini ialah kuning logam. Memilki kekerasan 6-6.5 (skala Mohs). Memiliki cerat hitam kehijauan dan belahan berbentuk 3 arah. Memiliki pecahan berbentuk Conchoidal. Mineral ini memiliki bentuk Kristalin. Sifat dalam mineral ini ialah brittle. Sifat kemagnetan ialah diamagnetic dan mineral ini memilki sifat tidak dapat tembus cahaya (opaque).

23. KALKOPIRIT (CuFeS2)

Mineral ini memilki kilap seperti logam. Warna dari mineral ini ialah biru kekuningan. Memilki kekerasan 3.5-4 (skala Mohs). Memiliki cerat hijau tua dan belahan berbentuk 1 arah. Memiliki pecahan berbentuk Conchoidal. Mineral ini memiliki bentuk Kristalin. Sifat dalam mineral ini ialah brittle. Sifat kemagnetan ialah diamagnetic dan mineral ini memilki sifat tidak dapat tembus cahaya (opaque).

24. AZURIT (Cu3(CO3)2(OH)2)

Mineral ini memilki kilap seperti kaca. Warna dari mineral ini ialah biru langit. Memilki kekerasan 3.5-4 (skala Mohs). Memiliki cerat biru pucat dan belahan berbentuk 1 arah. Memiliki pecahan berbentuk Conchoidal. Mineral ini memiliki bentuk Kristalin. Sifat dalam mineral ini ialah brittle. Sifat kemagnetan ialah diamagnetic dan mineral ini memilki sifat dapat ditembus cahaya dan beberapa bagian tidak dapat tembus cahaya (translucent–opaque).

25. AMETHYST (SiO2)

Mineral ini memilki kilap seperti kaca. Warna dari mineral ini ialah ungu. Memilki kekerasan 7 (skala Mohs). Memiliki cerat putih dan tidak ada belahan (indistinct). Memiliki pecahan berbentuk Conchoidal. Mineral ini memiliki bentuk Kristalin. Sifat dalam mineral ini ialah brittle. Sifat kemagnetan ialah diamagnetic dan mineral ini memilki sifat dapat ditembus cahaya (transparent–translucent).

26. KALSEDON (SiO2)

Mineral ini memilki kilap seperti lemak. Warna dari mineral ini ialah coklat. Memilki kekerasan 6 (skala Mohs). Memiliki cerat putih dan belahan tidak jelas. Memiliki pecahan berbentuk Conchoidal. Mineral ini memiliki bentuk Kristalin. Sifat dalam mineral ini ialah masif. Sifat kemagnetan ialah diamagnetic dan mineral ini memilki sifat tidak dapat tembus cahaya (opaque).

27. SILIMANIT (Al2OSiO4)

Mineral ini memilki kilap seperti kaca. Warna dari mineral ini ialah coklat. Memilki kekerasan 6-7 (skala Mohs). Memiliki cerat putih dan belahan berbentuk macropinacoidal. Memiliki pecahan berbentuk Uneven. Mineral ini memiliki bentuk Kristalin. Sifat dalam mineral ini ialah brittle. Sifat kemagnetan ialah diamagnetic dan mineral ini memilki sifat dapat ditembus cahaya (transparent–translucent).

28. CHERT (SiO2)

Mineral ini memilki kilap seperti kaca sampai mutiara. Warna dari mineral ini ialah putih atau abu-abu. Memilki kekerasan 7 (skala Mohs). Memiliki cerat putih dan belahan berbentuk indistinct. Memiliki pecahan berbentuk Conchoidal. Mineral ini memiliki bentuk Kryptokristalin. Sifat dalam mineral ini ialah brittle. Sifat kemagnetan ialah diamagnetic dan mineral ini memilki sifat dapat ditembus cahaya dan beberapa bagian tidak dapat tembus cahaya (translucent–opaque).

29. BERYL (Be3Al2Si6O18)

Mineral ini memilki kilap seperti kaca. Warna dari mineral ini ialah putih kekuningan. Memilki kekerasan 7.5-8 (skala Mohs). Memiliki cerat putih dan belahan tidak jelas. Memiliki pecahan berbentuk Uneven atau Conchoidal. Mineral ini memiliki bentuk Kristalin. Sifat dalam mineral ini ialah brittle. Sifat kemagnetan ialah diamagnetic dan mineral ini memilki sifat dapat ditembus cahaya (transparent–translucent).

30. LIMONIT (FeO(OH).nH2O)

Mineral ini memilki kilap tanah. Warna dari mineral ini ialah kuning kecoklatan. Memilki kekerasan 5.5 (skala Mohs). Memiliki cerat kuning kecoklatan dan tidak ada belahan. Memiliki pecahan berbentuk Conchoidal. Mineral ini tidak memiliki bentuk (amorf). Sifat dalam mineral ini ialah brittle. Sifat kemagnetan ialah diamagnetic dan mineral ini memilki sifat tidak dapat tembus cahaya (opaque).

31. KAOLIN (Al2Si2O5(OH)4)

Mineral ini memilki kilap tanah. Warna dari mineral ini ialah abu-abu. Memilki kekerasan 2-2.5 (skala Mohs). Memiliki cerat abu-abu dan tidak jelas belahannya. Memiliki pecahan berbentuk Uneven (tidak rata). Mineral ini amorf. Sifat dalam mineral ini ialah brittle. Sifat kemagnetan ialah diamagnetic dan mineral ini memilki sifat tidak dapat tembus cahaya (opaque).

32. HEMATIT (Fe2O3)

Mineral ini memilki kilap metallic (logam). Warna dari mineral ini ialah silver steel. Memilki kekerasan 5-6 (skala Mohs). Memiliki cerat merah darah dan tidak ada belahan. Memiliki pecahan berbentuk Uneven. Mineral ini memiliki bentuk Kristalin. Sifat dalam mineral ini ialah kuat dan dapat di tempa. Sifat kemagnetan ialah ferromagnetic dan mineral ini memilki sifat tidak dapat tembus cahaya (opaque).

33. MAGNETIT (Fe3O4)

Mineral ini memilki kilap metallic (logam). Warna dari mineral ini ialah hitam. Memilki kekerasan 5.5-6.5 (skala Mohs). Memiliki cerat hitam dan tidak ada belahan. Memiliki pecahan berbentuk Conchoidal. Mineral ini memiliki bentuk Kristalin. Sifat dalam mineral ini ialah kuat dan dapat di tempa. Sifat kemagnetan ialah ferromagnetic dan mineral ini memilki sifat tidak dapat tembus cahaya (opaque).

34. ILMENIT (FeTiO3)

Mineral ini memilki kilap seperti logam sampai submetallic. Warna dari mineral ini ialah hitam. Memilki kekerasan 5-6 (skala Mohs). Memiliki cerat coklat dan tidak ada belahan. Memiliki pecahan berbentuk Uneven atau Conchoidal . Mineral ini memiliki bentuk Kristalin. Sifat dalam mineral ini ialah kuat. Sifat kemagnetan ialah ferromagnetic dan mineral ini memilki sifat tidak dapat tembus cahaya (opaque).

35. RUTIL (TiO2)

Mineral ini memilki kilap seperti mutiara sampai submetallic. Warna dari mineral ini ialah merah sampai coklat. Memilki kekerasan 6-6.5 (skala Mohs). Memiliki cerat coklat dan belahan berbentuk 2 arah. Memiliki pecahan berbentuk Uneven. Mineral ini memiliki bentuk Kristalin. Sifat dalam mineral ini ialah brittle. Sifat kemagnetan ialah diamagnetic dan mineral ini memilki sifat dapat ditembus cahaya dan beberapa bagian tidak dapat tembus cahaya (translucent–opaque).